Jumat, 28 November 2014

Inflasi Zona Euro Ambles Lagi Sesuai Ekspektasi, Euro Stabil

Inflasi Zona Euro kembali ambles untuk bulan November ini, di tengah ekspektasi bahwa ECB akan mencoba untuk menopang perekonomian 18 negara Euro dengan mengumumkan kemungkinan tambahan stimulus.

euro
Indeks Harga Konsumen (CPI) Zona Euro mengalami kenaikan 0.3 persen pada bulan November dari periode yang sama setahun sebelumnya. Eurostat juga melaporkan bahwa penurunan inflasi yang lebih rendah dari 0.4 persen pada bulan Oktober ini telah selaras dengan ekspektasi pasar.

Grafik Inflasi Zona Euro


Akibatnya, mata uang tunggal Euro terfluktuasi di sesi Eropa Jumat pagi (28/11) ini di tengah lambannya situasi ekonomi menurut berita yang dirilis. Setelah laporan inflasi Zona Euro ini, Euro meningkat ke posisi 1.2446 terhadap Dolar AS setelah diperdagangkan pada 1.2345 sebelum laporan inflasi ini dirilis.

Para pelaku pasar tengah sibuk menempatkan pertaruhan mereka di minggu ini dengan dasar apakah Presiden ECB, Mario Draghi, akan mengumumkan tambahan stimulusnya dalam rapat rutin ECB pekan depan. Bank Sentral Eropa tersebut sebelumnya telah menyiapkan pertimbangan pemberian kredit, namun spekulasi bahwa Draghi akan melakukan pembelian obligasi pemerintah dengan skala besar. atau yang dikenal dengan program QE, ini masih santer berhembus.

Tingkat Pengangguran Zona Euro

Selain laporan mengenai inflasi Zona Euro, sore ini Eurostat juga melaporkan bahwa tingkat pengangguran Zona Euro tercatat stabil di 11.5 persen untuk kuartal yang berakhir pada Oktober 2014, sesuai dengan ekspektasi. Angka pengangguran tersebut turun jika dibandingkan dari 11.9 persen pada bulan Oktober 2013.

GBP/USD Tertekan Oleh Buruknya Data Perumahan Inggris

Poundsterling terpampang melemah terhadap Greenback pada sesi trading Jumat (28/11) ini pasca dirilisnya data harga perumahan Inggris. Laporan tersebut meraih hasil yang lebih rendah dari ekspektasi. Selain itu, bangkitnya USD setelah terdepresiasi serangkaian data buruk Rabu lalu juga turut mendorong turun nilai GBP.

Poundsterling terdepresiasi setelah data perumahan tercatat lebih rendah dari ekspektasi

Harga Properti Inggris Gagal Penuhi Ekspektasi

Dalam laporannya, Nationwide Building Society menyatakan bahwa harga properti Inggris hanya meningkat ke level 0.3%. Padahal, data ini diprediksikan tumbuh ke level 0.4%, setelah sempat naik di angka 0.5% bulan sebelumnya. Sementara itu, harga properti tahunan juga meningkat di level yang lebih rendah dari perkiraan, yakni sebanyak 8.5%. Sebelumnya, data tersebut diekspektasikan tumbuh di angka 8.6%, atau lebih rendah dari pencapaian Oktober lalu di 9.0%.

Dolar AS Pulih, Sterling Berganti Turun

Terkait dengan hal ini, GBP/USD terpantau merosot ke level 1.5680 pada awal sesi Eropa hari ini. Perolehan tersebut merupakan yang terendah sejak Rabu lalu. Pair ini kemudian terkonsolidasi di 1.5703, atau berkurang sebanyak 0.21%. GBP/USD diperkirakan mencapai support di angka 1.5626, atau level terendah 26 November lalu. Sedangkan resistan dari pair tersebut diprediksi berada di level tertinggi Kamis lalu, yakni di poin 1.5828. Terhadap Euro, Sterling masih tercatat flat, dengan hanya beranjak naik 0.03% ke level 0.7925.



Di sisi lain, Greenback berhasil memulihkan diri pasca rentetan data buruk AS yang dirilis Rabu lalu. Pada rangkaian laporan tersebut, jumlah pemohon tunjangan pengangguran meningkat di level yang lebih tinggi dari minggu lalu. Data pesanan untuk barang tahan lama memang berhasil sejajar dengan ekspektasi, namun pesanan untuk barang tahan lama inti jatuh lebih rendah dari perkiraan. Sementara itu, sentimen konsumen AS juga direvisi turun dari data pendahulunya.

Nantikan Inflasi Zona Euro

Saat ini, investor tengah memusatkan fokus perhatian pada data inflasi Zona Euro yang akan rilis sore ini. Forecast terhadap data ini terpantau lebih buruk dari hasil sebelumnya, yaitu di 0.3%. Padahal, inflasi Zona Euro sempat berada di level 0.4%. Sebelumnya, Wakil Presiden ECB, Vitor Constancio menyebutkan jika QE akan segera dimulai pada kuartal pertama tahun depan untuk menghindari resiko deflasi.

OPEC Sepakat Tak Pangkas Suplai Minyak, Dolar AS Melonjak

Dolar AS mendapatkan kembali energinya pada Jumat (28/11) siang ini setelah mencetak perolehan yang dahsyat terhadap Dolar Kanada, meskipun pasar AS masih dalam liburan Thankgiving dan tak merilis data ekonomi. Akan tetapi, para trader masih setia memantau grafik forex mereka seiring dengan digelarnya rapat OPEC untuk memutuskan apakah mereka akan memotong batasan output (ceiling) mereka atau tidak, mengingat oversupply minyak yang menghancurkan harga komoditas penting tersebut akhir-akhir ini.

dolar_dan_minyak
Hasilnya, pertemuan negara-negara anggota OPEC yang digelar di Vienna, Austria, ini sepakat untuk mempertahankan batasan suplai minyak mereka sekarang, yaitu sebesar 300,000 barel per hari. Harga minyak dunia pun tumbang dengan minyak mentah (brent crude) yang menduduki level rendah di $72.82. Para investor pun akhirnya membidik mata uang negara-negara 'Raja Minyak' setelah OPEC mengambil keputusan tersebut.

USD/CAD Meroket

Dolar AS reli terhadap Krona Norwegia ke posisi 6.938, level tertinggi yang belum pernah tercapai sejak lima tahun terakhir. Terhadap Dolar Kanada, sebagai mata uang komditas yang paling rentan dengan isu minyak, Dolar AS memukulnya telah hingga naik 83 pip ke posisi 1.1333 malam tadi.

CAD/JPY terbanting 58 pip ke posisi 103.87, dan EUR/CAD meroket hingga 111 pip ke posisi 1.7841 setelah berita keputusan OPEC tersebut dirilis. Tak hanya Loonie, mata uang komoditas lainnya, seperti Aussie dan Kiwi juga turut anjlok meski data-data ekonomi domestiknya dilaporkan positif.



BERITA TERBARU DARI FSB BROKER

Trader berhasil membuka lemari pengaman Broker terbaik Asia dan Timur Tengah

my.idnfbs.com/ppu/371331
Trader berhasil membuka lemari pengaman Broker terbaik Asia dan Timur Tengah - See more at: http://www.idnfbs.com/id/news/2014-11-05/26138-trader-berhasil-membuka-lemari-pengaman-broker-terbaik-asia-dan-timur-tengah?utm_source=forex-expo-ind&utm_medium=email&utm_campaign=forex-expo#sthash.zRUcuAO5.dpuf
Trader berhasil membuka lemari pengaman Broker terbaik Asia dan Timur Tengah - See more at: http://www.idnfbs.com/id/news/2014-11-05/26138-trader-berhasil-membuka-lemari-pengaman-broker-terbaik-asia-dan-timur-tengah?utm_source=forex-expo-ind&utm_medium=email&utm_campaign=forex-expo#sthash.zRUcuAO5.dpuf

Pada tanggal 31 Oktober dan 1 November, Perusahaan FBS mengambil bagian sebagai salah satu sponsor utama dalam pameran internasional Moscow Forex Expo 2014. Hari ini kami dengan bangga mengumumkan hasil dari pameran tersebut dan membagikannya untuk Anda.
2014 menjadi tahun penuh prestasi untuk FBS. Hasil pekerjaan kami yang membanggakan dibuktikan dengan diterimanya 3 penghargaan bergengsi selama Moscow Forex Expo:

• Broker Forex terbaik Asia 2014
• Broker Forex terbaik di Timur Tengah 2014
• Portal analitis terbaik 2014

Perusahaan FBS benar benar menghargai setiap orang yang telah memberikan suaranya untuk kami dan terima kasih kepada semua yang telah menghargai komitmen kami untuk menjadi yang terbaik bagi trader dan mitra kami!

Penghargaan lain yang penting bagi perusahaan adalah minat yang luar biasa dari pengunjung Forex Expo ke stand FBS. Stand Perusahaan FBS menjadi pusat yang menarik banyak pengunjung. Spesialis FBS dengan senang hati menjawab pertanyaan-pertanyaan pengunjung, berbicara tentang penyempurnaan dari persyaratan transaksi, bonus yang menguntungkan, serta strategi trading yang paling menguntungkan dan aman.

Semua pengunjung yang datang ke stand diundang untuk membuka lemari pengaman untuk mendapatkan hadiah berharga dari FBS yaitu selama dua hari ada sekitar 50 gadget dan lebih dari 100 hadiah dengan logo perusahaan yang dibagikan. Seminar dari analis perusahaan dengan tema "Strategi trading yang sederhana dan efektif dengan studi kasus. Ide transaksi untuk November-Desember 2014" diikuti pemula dan trader professional yang memenuhi ruangan.

Kami selalu senang untuk dapat berkomunikasi dengan klien kami secara langsung dan sekali lagi kami menyampaikan bahwa kami adalah Pemimpin di wilayah utama seperti Asia dan Timur Tengah.

Sampai jumpa pada acara finansial internasional lainnya!

http://www.idnfbs.com/id/news/2014-11-05/26138-trader-berhasil-membuka-lemari-pengaman-broker-terbaik-asia-dan-timur-tengah?utm_source=forex-expo-ind&utm_medium=email&utm_campaign=forex-expo

Kamis, 27 November 2014

Binary.com
  header  
 
Binary Options Trading Made Easy
95% Profit in 1 minute, stakes from $1 to $100,000
 
 
bg
 
     
   
  • Predict a market's movement from 30 seconds to 360 days.
  • Wager from $1 to $100,000.
  • Turn your financial/markets knowledge into profit!
  • This is all possible with the click of a button.
button
You can place a trade on the following:
Forex: Trade on leading currency pairs, including EUR/USD, USD/JPY, GBP/USD, USD/CAD, AUD/USD and more.
Indices: Trade on leading market indices, including those from the U.K., France, Germany, the U.S., Australia, Japan and more.
Stocks: Trade on leading U.K. and U.S. stocks, including Apple, Barclays, B.P., Google and others.
Commodities: Trade on commodities such as oil, gold, silver and more.
Random Walk: Trade on a variety of random markets - open 24/7/365!
NEW! Sector Indices: Enjoy over 40 new Sector Indices from around the globe, including Agriculture, Energy, Financial, Technology and more.
Binary.com service is owned and operated by Regent Markets Group. Fully licensed and regulated, Binary.com has been providing financial trading to a worldwide audience of over 300,000 clients since 1999.
button
   
 
footer

Optimisnya Bisnis New Zealand Tak Mampu Yakinkan NZD/USD Untuk Naik

Kepercayaan bisnis New Zealand meningkat pesat dalam dua bulan berturut-turut, memperpanjang perolehan yang telah dicapai pasca pemilu. Kepercayaan bisnis New Zealand naik dari level rendah dua tahun karena perusahaan-perusahaannya memasang outlook yang cerah atas kondisi bisnis mereka.

dolar_kiwi
Survei Outlook bisnis yang dicatat oleh Bank ANZ menunjukkan kenaikan sebesar 31.5 persen dalam kepercayaan bisnis New Zealand pada bulan November ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan di sana optimis akan kondisi bisnis mereka serta akan melakukan peningkatan pada tahun depan. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan hasil pada bulan Oktober yang naik sebanyak 26.5 persen.

Ekspektasi perusahaan-perusahaan New Zealand sendiri, mengenai aktivitas bisnis mereka nantinya, diharapkan dapat mencapai kenaikan 41.7 persen pada bulan November, dari 37.8 persen bulan lalu.

Kepercayaan bisnis New Zealand bahkan pernah mencapai 70.8 persen kenaikan pada bulan Februari, level tertinggi dalam 20 tahun terakhir. Namun, beberapa bulan kemudian, angka tersebut terkikis perlahan-lahan hingga pemilu New Zealand yang diselenggarakan pada 20 September lalu. Pemilu itulah yang dituding sebagai penyebab menurunnya angka persetujuan bangunan dan loyonya akitivitas pasar saham.

Sayangnya, cerahnya laporan kepercayaan bisnis New Zealand ini tak mampu membuat Kiwi jadi menarik, dengan NZD/USD tetap tak terpengaruh dengan tetap meluncur turun 0.29 persen ke posisi 0.7846.

AUD/USD Tetap Melorot, Tak Indahkan Data Kredit Sektor Swasta Australia

Dolar Australia kembali melonggar terhadap Dolar AS pada Jumat (28/11) pagi ini setelah diumumkannya data kredit sektor swasta oleh RBA, dengan hasil meningkat 0.6 persen. Di samping itu, investor kredit perumahan juga mengalami kenaikan sebanyak 1.0 persen, mengalahkan ekspektasi kenaikan 0.5 persen bulan ke bulan pada Oktober lalu.

dolar_aussie
Akan tetapi, AUD/USD tak mengindahkan positifnya data ekonomi Australia tersebut dengan tetap melemah 0.37 persen ke posisi 0.8510. Pekan ini, Deputi Gubernur Australia, Phillip Lowe, memang sempat menyinggung perihal kuatnya nilai tukar Aussie yang membebani ekspor.

Selain itu, kemarin telah dirilis juga data mengenai penjualan rumah baru di Austarlia yang juga mengalami kenaikan pada bulan Oktober hingga mencapai level tertinggi dalam empat bulan. Ini menandakan bahwa permintaan akan pembangunan properti masih mantap di Australia.

Asosiasi Industri Perumahan (HIA) Australia melalui surveinya pada segenap pengembang membuktikan bahwa penjualan rumah baru di Australia mengalami kenaikan hingga 3 persen pada bulan Oktober. Angka tersebut terbilang flat jika dibandingkan dengan bulan lalu. Rendahnya tingkat suku bunga RBA menjadi faktor penyebab terdongkraknya harga rumah tahun ini sementara kontrak pembangunan rumah baru (building approval) masih cenderung kuat untuk naik lebih tinggi.

ANZ Turunkan Prediksi Pertumbuhan 2015-2016

Penyebabnya dimungkinkan juga dari laporan bank ANZ yang memotong ekspektasi pertumbuhan ekonomi Australia untuk tahun 2015 dan 2016 masing-masing menjadi 2.9 persen dan 3.2 persen. Prediksi penurunan ini muncul akibat merosotnya harga bijih besi Australia baru-baru ini meskipun, isu bahwa RBA akan menaikkan suku bunga tahun depan masih santer berhmembus di kalangan investor.

Yen Terkapar Pasca Serangkaian Data Ekonomi Jepang

Yen melemah pada Jumat (28/11) pagi ini setelah serangkaian data ekonomi Jepang yang dirilis dengan hasil beragam. Sebagian data tersebut merefleksikan penurunan tajam pada harga minyak mentah dan lemahnya permintaan domestik.

yen
Hal ini kian memperberat upaya Bank Sentral Jepang (BOJ) untuk mencapai target inflasi 2 persen dengan perekonomian negara yang tengahdirundung resesi. USD/JPY diperdagangkan pada 118.24 atau naik 0.42 persen. EUR/JPY juga naik hingga 147.99.

Inflasi Naik Tapi Lambat

CPI inti Jepang untuk bulan Oktober di Jepang mengalami kenaikan 2.9 persen, sesuai dengan ekspektasi, seklaigus menandai kenaikan tahun ke tahun untuk yang ke 17 kalinya. Akan tetapi, laju CPI inti Jepang kali ini adalah yang terlamban sejak kenaikan pajak pada bulan April.

Grafik Inflasi Jepang


Tingkat pengangguran Jepang menurun hingga 3.5 persen, lebih rendah di bawah ekspektasi para ekonom di 3.6 persen. Belanja rumah tangga jatuh 4 persen, lebih baik daripada ekspektasi yang meramalkan belanja rumah tangga akan jatuh hingga 4.8 persen tahun ke tahun dalam term riil.

Grafik Tingkat Pengangguran Jepang


Penjualan retail pada bulan Oktober mendapat perolehan 1.4 persen, lebih rendah dibandingkan dengan ekspektasi perolehan 1.5 persen dalam satu tahun, kenaikan yang keempat kalinya. Akan tetapi angka tersebut lebih lambat dibandingkan pencapaian pada nulan September sebanyak 2.3 persen. Menyusul kemudian laporan output industri Jepang yang mendapat perolehan naik 0.2 persen bulan ke bulan. Pukul 12 siang nanti, Jepang juga akan merilis data perumahan (housing starts), yang dieprkirakan akan mengalami kemerosotan hingga 14.5 persen tahun ini.

Rabu, 26 November 2014

Dolar AS Masih Pertahankan Bearish Akibat Banjir Data Ekonomi Malam Tadi

Dolar AS terpantau melemah pada sesi Asia Kamis (27/11) ini setelah mengecewakannya serentetan data-data ekonomi AS. Bermula dari data permintaan barang-barang tahan lama yang mengalami kenaikan 0.4 persen, lebih tinggi dibandingkan ekspektasi penurunan 0.6 persen dan lebih tinggi dibandingkan bulan lalu yang menurun 0.9 persen.

Dolar_AS
Data klaim pengangguran mengalami kenaikan menjadi 313,000 versus ekspektasi 288,000 dan lebih banyak dibandingkan dengan minggu lalu. Dan yang paling berpengaruh adalah data penjualan rumah yang mengalami penurunan hingga 1.1 persen pada bulan Oktober.

Akibatnya, Dolar AS pun kehilangan kekuatannya dalam menghadapi mata uang-mata uang mayor lain. Data yang kurang mantap tersebut menimbulkan kekhawatiran bahwa perekonomian AS bisa saja akan kehilangan momentum. Data belanja konsumen yang hanya naik 0.2 persen, lebih rendah dibandingkan ekspektasi kenaikan 0.3 persen, sementara kunci perhitungan rencana anggaran belanja anjlok untuk bulan kedua berturut-turut.

Merespon data-data tersebut, Dolar AS pun tergelincir satu hingga dua jam sebelum sesi perdagangan AS dibuka malam tadi. Kejatuhan Dolar AS tersebut akhirnya diperparah oleh data pesanan barang tahan lama dan kenaikan jumlah klaim pengangguran.

Bearish Dolar AS Wajar

EUR/USD melompat hingga ke level tinggi intraday di 1.2532, GBP/USD juga naik menyentuh 1.5800, dan USD/JPY kembali tergelincir hingga 117.44. Namun, aksi jual malam tadi tidak terlalu lama karena bulls mata uang akhirnya turun tangan dan mengambil keuntungan dari kuatnya pergerakan. Greenback sempat memperoleh peruntungan lagi bahkan setelah laporan PMI Chicago dan penjualan rumah telah diumumkan, namun melemah kembali pagi ini. Yen pun tampak masih mengungguli Dolar AS saat berita ini ditulis dengan USD/JPY yang turun 0.1 persen ke 117.61.

Menurut analis dari Royal Bank of Canada di Sydney, para investor tengah mengambil keuntungan dari penguatan dolar beberapa bulan lalu. Data ekonomi AS pekan ini memang berbalik kondisinya dari pekan lalu, namun rekasi tampak berlebihan. Sedangkan menurut Chris McReynolds, Kepala Keuangan di Barclays New York, sehubungan dengan lemahnya perekonomian global, maka AS mempunyai tanggung jawab untuk memperkuat data-datanya.

Penjualan Rumah Baru Di AS Menurun, Dolar AS Semakin Melemah

Rumah baru di AS dijual lebih lambat dari prediksi pada bulan Oktober dikarenakan para pengembang perumahan yang lebih fokus pada pasar perumahan kelas atas (real estate). Pembelian naik 0,7 persen ke 458,000 dari revisi 455.000 pada bulan September. Departemen Perdagangan di Washington menyebutkan, data tersebut merupakan data revisi, dimana data awalnya lebih rendah dari yang dilaporkan. Rata-rata perkiraan dari 73 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg News memprediksi kenaikan ke 471,000. Angka rata-rata survei ini memecahkan rekor baru.



Aturan pinjaman yang ketat dan lambatnya pertumbuhan upah menjadi hambatan untuk para first-time buyer (pembeli rumah yang benar-benar baru, yang belum pernah memiliki aset properti sebelumnya). Oleh karena itulah, para pengembang menjadi lebih terdorong untuk menyediakan kebutuhan rumah bagi para pelanggan yang berpenghasilan tinggi, yang tentu saja mempunyai daya beli yang tinggi atau mampu membayar lunas.
"Kita sedang berhadapan dengan buntut dari krisis," ungkap Jacob Oubina, ekonom senior AS di RBC Capital Markets LLC di New York, sebelum laporan tersebut dirilis. "Para pengembang saat ini sudah cukup optimis, tetapi mereka belum melihat arti pemulihan yang sebenarnya dalam aktivitas ekonomi."

Belanja Konsumen Dan Klaim Pengangguran

Laporan lain dari AS pada malam tadi adalah belanja konsumen yang mengalami kenaikan pada bulan Oktober pada kecepatan yang sama dengan pendapatan. Sedangkan dalam hal klaim pengangguran, pekan ini, pemohon klaim pengangguran di AS lebih banyak dibandingkan pekan lalu. Dan permintaan barang turun secara tak terduga pada bulan Oktober untuk bulan yang kedua. Sementara pengeluaran rumah tangga dilaporkan hanya meningkat 0,2 persen bulan lalu setelah sedikit berubah pada bulan September, masih lebih rendah dibandingkan proyeksi.

Constancio: ECB Siap QE Tahun Depan, EUR/USD Stabil Menurun

Wakil Presiden ECB, Vitor Constancio, mengirimkan sinyal yang kuat mengenai persiapan ECB untuk membeli obligasi-obligasi pemerintah pada awal tahun depan. Dalam pidatonya di London, Inggris pada sore hari ini (26/11), Constancio menyinggung perihal keputusan ECB untuk memberikan stimulus yang lebih agresif karena memang telah dibutuhkan.

constacio_ecb
Constancio juga mengatakan adanya ekspektasi bahwa ECB telah setuju dan siap untuk kembali memulihkan ukuran neraca berjalannya ke level yang telah dicapai pada awal tahun 2012 lalu. Hal ini berarti bahwa neraca berjalan ECB akan kembali berada pada kisaran 1 Triliun Euro atau lebih dibandingkan dengan jumlah saat ini.

Pidato Constancio pada sore hari ini sangat kuat menyatakan bahwa ECB tidak akan menarik picu pembelian aset, atau yang lebih dikenal dengan kuantitaif easing pada rapat ECB minggu depan. Namun, kemungkinan besarnya akan dilaksanakan pada tahun depan.

Sore ini, EUR/USD tampak stabil dan cenderung menurun. EUR/USD menurun 0.22 persen ke posisi 1.2473 darsi sebelumnya di 1.2477. Dolar AS sendiri masih kuat tertopang oleh cerahnya GDP AS malam tadi. Dan malam nanti, Amerika Serikat akan kembali merilis laporan ekonomi menjelang liburan Thanks Giving.

Senin, 24 November 2014

Binary.com meluncurkan kontrak Asia

Dengan upgrade terbaru untuk platform trading kami, Anda sekarang mendapatkan kesempatan untuk membeli kontrak Asia pada Random Index.
Kontrak Asia membayar jika harga spot pada waktu kadaluwarsa lebih tinggi atau lebih rendah, dibandingkan dengan rata-rata harga diperdagangkan melalui (oleh pasar yang sama), selama durasi kontrak.
Keuntungan terbesar dari kontrak ini adalah bahwa penghalang tidak ditentukan pada saat pembelian. Tidak seperti kontrak tetap penghalang, penghalang dari kontrak Asia berubah dengan setiap tempat baru! Ini berarti bahwa, jika Anda membeli Asia "Kebangkitan" kontrak dan pasar segera jatuh, penghalang juga akan menurun, memberikan Anda peluang lebih baik untuk menang daripada "Naik" kontrak biasa. 

http://blog.binary.com/post_images/4075197_orig.gif

Manfaatkan kontrak baru di Asia dan membeli perdagangan pertama Anda sekarang!

Waktu Yang Tepat Untuk Trading

Kalau seandainya waktu bisa berbicara pasti trader akan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk bisa bertransaksi. Sayangnya waktu hanyalah terlihat waktu, ia akan diam seribu bahasa dan tidak bakal memberikan informasi apapun ketika market akan sesuai dengan sinyal system. Lalu bagaimana mengetahui waktu yang tepat saat trading?

Keuntungan berdagang di pasar forex adalah aktivitas perdagangan yang terbuka selama 24 jam. Kita bebas menentukan waktu trading forex terbaik untuk diri kita sendiri. Ada yang bilang waktu trading forex paling bagus adalah pagi hari, ada juga yang bilang siang hari atau bahkan malam hari. Kesemuanya itu boleh-boleh saja karena pasar forex memang berjalan selama sehari semalam tanpa henti.

Sebagai trader forex, kita perlu mengetahui kapan waktu dan jam trading yang tepat untuk memasuki pasar. Sehingga bisa mengambil keuntungan dalam trading dan tidak terjebak dalam kondisi sideway/konsolidasi. Maksudnya, suatu kondisi dimana harga hanya bolak-balik pada satu pergerakan harga tertentu dengan range yang relatif rendah, sehingga akan membingungkan trader dalam menentukan arah trend selanjutnya, apakah akan berbalik arah atau melanjutkan trend sebelumnya. Ini bisa menyebabkan kerugian jika kita salah dalam melakukan open posisi.

Anda bisa menyesuaikan karakter strategi perdagangan dengan karakter waktu trading forex pada umumnya. Supaya diperoleh hasil yang maksimal dari setiap perdagangan yang Anda lakukan. Waktu trading forex terbaik adalah ketika harga mulai aktif bergerak.

Harga mulai aktif bergerak ketika kantor perbankan di negara bersangkutan buka, dalam arti bank central pair mulai beroperasi. Biasanya, waktu kerja perbankan setiap negara berkisar antara 8-10 jam. Setelah kita mengetahui jawaban dari pertanyaan dasar ini, mari kita coba aplikasikan ke dalam sistem trading. Lalu Anda bisa menentukan bahwa waktu trading forex terbaik adalah ketika kantor perbankan kedua mata uang yang kita perdagangkan buka pada saat yang bersamaan.

Waktu Pasar (Market Hours)
Dalam trading forex, waktu pasar ini dibagi menjadi beberapa sesi perdagangan utama, yaitu: Sesi Sydney (Australia), Sesi Tokyo (Asia), Sesi London (Eropa), dan Sesi New York (Amerika). Seperti kita ketahui, ada perbedaan waktu yg cukup panjang antara Australia dan Amerika (sekitar 16 jam). Inilah yang membuat pasar trading forex tidak pernah tidur. Saat satu pasar tutup, pasar lain sedang buka, demikian seterusnya. Perhatikan Gambar dibawah ini:



Pasar Eropa mengambil porsi terbesar yaitu hampir sekitar 36% dari total perdagangan. Pasar eropa adalah pasar yang paling ramai, dimana ribuan pengusaha-pengusaha kelas dunia melakukan transaksi perdagangan forex.



Lantas, kapan waktu dan jam terbaik untuk forex trading?
- Gunakan Sesi Eropa karena waktu Eropa adalah paling sibuk dan ramai.
- Perhitungkan pula saat terjadi overlaping dimana terjadi antara pembukaan sesi Amerika dan penutupan sesi eropa.
- Pada pertengahan minggu (Rabu, Kamis, Jumat) dimana pergerakan harga pips sedang pada nilai tertinggi.

Sumber